Relevankah Sistem Ekonomi Pancasila di Indonesia ???
DEFINISI SISTEM EKONOMI PANCASILA
Sistem Ekonomi Pancasila merupakan
sistem ekonomi yang digali dan dibangun dari nilai-nilai yang dianut dalam
masyarakat Indonesia. Beberapa prinsip dasar yang antara lain berkaitan dengan
prinsip kemanusiaan, nasionalisme ekonomi, demokrasi ekonomi yang diwujudkan
dalam ekonomi kerakyatan, dan keadilan.
Seorang pakar senior lain mengatakan
bahwa terdapat 5 ciri pokok dari sistem ekonomi Pancasila yaitu : (Mubyarto,
1981).
1.Pengembangan koperasi penggunaan
insentif sosial dan moral.
2.Komitmen pada upaya pemerataan.
3.Kebijakan ekonomi nasionalis
4.Keseimbangan antara perencanaan terpusat
5.Pelaksanaan secara terdesentralisasi
CIRI – CIRI EKONOMI PANCASILA
1.
Yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah negara / pemerintah. Contoh
hajad hidup orang banyak yakni seperti air, bahan bakar minyak / BBM,
pertambangan / hasil bumi, dan lain sebagainya.
2. Peran negara adalah penting namun
tidak dominan, dan begitu juga dengan peranan pihak swasta yang posisinya
penting namun tidak mendominasi. Sehingga tidak terjadi kondisi sistem ekonomi
liberal maupun sistem ekonomi komando. Kedua pihak yakni pemerintah dan swasta
hidup beriringan, berdampingan secara damai dan saling mendukung.
3.
Masyarakat adalah bagian yang penting di mana kegiatan produksi dilakukan oleh
semua untuk semua serta dipimpin dan diawasi oleh anggota masyarakat.
4.
Modal atau pun buruh tidak mendominasi perekonomian karena didasari atas asas
kekeluargaan antar sesama manusia.
Sistem Ekonomi Pancasila merupakan
sistem ekonomi campuran. Namun dalam sistem ekonomi tersebut mengandung
ciri-ciri positif dari kedua sistem ekstrim yang dikenal yaitu
kapitalis-liberalis dan sosialis-komunis
Mengenai sistem perekonomian
Indonesia saat ini, melihat kenyataan seperti banyaknya pengangguran, kaum pemodal
semakin berkuasa, yang miskin semakin miskin, eksploitasi besar-besaran
terhadap sumber daya alam, kesenjangan social, dan seterusnya. Bila dipelajari,
ternyata sistem perekonomi Indonesia hampir mirip dengan sistem perekonomian
kapitalis. Di Indonesia dapat dihitung dengan jari, para konglomerat yang
menguasai perekonomian. Hanya segelintir orang yang menguasai perekonomian di
Indonesia.
Jadi menurut saya sistem Ekonomi Pancasila belom relavan di Indonesia, masih butuh banyak perubahan dan peningkatan dalam pelaksanaan sistem ekonomi tersebut

Komentar
Posting Komentar